Kamis, 03 Juli 2014

Liburan Jogja Kami

perjalanan ini bermula karna kisahnya kelas kami adalah kelas yang kebanyakan duit (amin) tapi gamau keluarin duit banyak-banyak, hahaha.... tentu saja kami kebanyakan duit, kumpulin duitnya aja dari beberapa abad sebelumnya.
kami jalan-jalan ke Jogja dalam rangka liburan semester gitu, terus kami memilih jogja karna kami sama-sama tahu jogja itu soal harga manusiawi sekali, jadilah jogja!!

kami sekitaran belasan orang (lupa berapa orang, hehe) naik kereta kesana, berangkat dari stasiun senen. kami ambil perjalanan malam biar sampai disana pagi, dan setelah disana kami dijemput oleh teman kami, mas Igha namanya, yang skaligus kediaman pak'de nya akan menjadi homestay kami. mas Igha ganteng dia orangnya mah, kalah bretpit. matur nuhun mas Igha dan keluarga :). oiya, jauh sebelum berangkat kami sudah membooking tiketnya, harga tiketnya sekitaran Rp85.000 jadi 170.000 pp, bener kan itungan gue ya? nah itu udah dibooking juga skalian ama tiket pulang.
ini dia orangnya..

yaa namanya juga jalan-jalan ama temen, mustahil bisa tidur dikereta. bukan karena ga nyaman sama fasilitasnya tapi yaa karena kita gapernah kehabisan topik untuk bicara, selalu ada! bahkan sampai ditegor sama kamar sebelah (jangan ditiru ya) mungkin mau ikutan kali, cuman gatau cara bilangnya, hehehe... hebat kalian :*




sampai di rumah pak'de kami ngaso sambil mikirin mau kemana, posisinya saat itu jogja baru saja dilanda bencana angin debu gitu karena kelud meletus. jadi, banyak tempat wisata yang tutup kaya borobudur, prambanan, sama keraton itu tutup. jadi kami memutuskan pergi ke....malioboro. lain dah emang kelas kita, dimana-mana malioboro perjalanan hari terakhir karna beli oleh-oleh, laah ini, ausam emang kita ya :D awalnya mau ke taman pintar, tapi setelah sampai sana ternyata tutup :(, inilah kenapa perlu kita yang namanya gugling. dan ber'malioborolah kami sampai sekitaran jam 6 sore, tidak mengurangi keasikan kami sekalipun masih banyak abu dijalanan. di malioboro kalian harus pintar menawar, kalo emba-embanya bilang harganya 50ribu tawarlah 25, kalo bisa 20ribu dulu malah. gue sii pake trik itu, dan semuanya berhasil, hahaha... disana murah-murah souvenir2 kaya gelang2 gitu kalo beli serauk langsung dimurahin, kan lumayan buat oleh-oleh. disana bawa 100ribu pun bisa kenyang belanja, ehh tapi selera orang beda si. makanan disana juga murah kok, yaa beda-beda 2-3ribu lah sama makanan dijakarta.
setelah ber'malioboro kami pun kerumah pak'de yaa beres-beres mandi, gosok gigi, sabunan, pake baju lagi..halah ga penting. kami meneruskan bincang-bincang kami diteras rumah pak'de dengan suasana yang hangat ditemani oleh teh manis hangat dan gorengan buatan bu'de. sekedar bercerita tentang jakarta-jogja bersama pak'de dan mas... (siapa namanya, hehehe) atau sama-sama melantunkan beberapa lagu, ahh rindunya. sampai tengah malam kami baru bisa pulas.
esoknya, kami kee....malioboro lagi, yakali! bukan, kami ke goa pindul!! gue saranin yaa buat kalian yang liburan ke jogja masukin goa pindul ke destinasi kalian..itu pweecaah bgt meen tempatnya!! kita bisa cuve tubing seharga...lupa, ohh 85.000  disana. disana bisa caving tapi sambil rafting, pweecaaahh kan. nama goanya...sioyo kalo ga salah, gue juga ga ngerti apa hubungan dia ama ama yoyo padi. disana ada banyak batu salatit salakmit yang masih hidup, kereeennnn meen! ada juga cairan kecantikan disana, penasaran? datenginlah. gue ga paham itu makan waktu berapa lama, yang pasti 1 hari itu kita abisin di pindul kecuali malem yaa.. disana bisa loncat-loncat gitu, maksudnya kalian bisa lompat dari ketinggian 10m, 5m itu keren meen..kata abangnya ada yang lebih tinggi gitu, cuman debit airnya ga mendukung jadi bahaya kalo loncat disitu. gabisa renang? amaaaaannn, karna gue juga gabisa renang. hahaha... tapi ga mengurangi keinginan gue buat lompat! belum pernah ngerasain detik tuh lama banget berjalan? nah berarti harus coba lompat disini, 5 detik itu berasa setahun! guide'nya juga ramah-ramah terusss... banyaklaah pokoknya, antusias kami mungkin yang membuat perjalanan ini menjadi sangat berkesan. lapar, makan bakso disana..murah kok :D.







kami pun pulang, terus pergi lagi ke...alun-alun  sempet foto-foto dulu di keraton, diterasnyaaah.. terus ke....malioboro lagihhh... kenapa? karna kami mau ngerasain suasana malem jogjakarta kaya yang di lagu-lagu sekalian mampir ke tempat bakpia juga. bener aja, sampai jam 11 malem baru pada mau balik.. trus pulang kerumah pak'de dan ga ada capenya pisan abis bebenah diri langsung main lagi main kartu ampe jam 2 pagi diiringi gosip-gosip unyu gituuh, sheeeddaaappp!




kukuruyuuuuuukkkkk!! hari ke3 pagi di jogja. kami hari ini ga kemana, karna hari itu juga hari jum'at kalo jalan kasian para adam kami, mereka harus sholat. hari itu kami habiskan dengan beres-beres packing pulang, perjalanan kereta yang kami ambil sore biar sampe malem? bukan, emang gitu dapet dari PT.KAI nya. kami pun diantar sampai ke stasiun....apasi namanya? lempuyangan ya? lupa -_-, itulah pokoknya. kami pun satu-persatu mulai menaiki kereta dan dalam setengah jam setelah kami duduk dalam kereta kami akan meninggalkan jogja. kami habiskan sisa-sisa tenaga kami didalam kereta..kami? saya separuh doang deeh..selebihnya tidur dengan lamanya..hahhaaa.... pasti banyak keseruan yang mereka telah ciptakan ketika saya pulas, ahh...tapi benar lelah. sampai ketika saya bangun yang mereka bilang "Hele mati ya? kok lama bangunnya?" suara gue mungkin yang mati, benar aja...pulang-pulang dari sana abis suara. dan kami tetap meneruskan canda-tawa kami atau foto-foto, apapun itu bentuknya gue suka semuanya, semuanyaaah... 1000 foto yang harus di aploud adalah peer buat ketua kelas kami, Hani namanya..terima kasih Hani :)

sampailah kami di stasiun senen sekitar jam....malem lah pokoknya, jam 1an kayanya. ga ada kendaraan kami pun menginap di stasiun, selamat! beberapa ada yang pulang duluan dan dijemput, sisanyaa yaa kami menunggu commuterline beraktivitas. hujan lagi, bocor pulaa... tapi ga mengurangi kesanggupan kami buat terus berbagi cerita.


kalian luar biasaahhh!! terima kasih buat segala yang kita lakukan kemarin, saya suka semuanya, saya cinta semuanyaaahh.... perjalanan kita mungkin ga akan se'heboh ini kalo ga dari kitanya yang antusias. bukan masalah kemana kita pergi, tapi ini tentang dengan siapa kita pergi. cinta kalian, 1EB15 mahasiswa akuntansi Gunadarma (depok). tetap semangat dan kompaaakkkk!!! caaaaahhhyyyoooo!!!



Komisi Perlindungan Anak dan kegiatannya

Komisi Nasional Perlindungan Anak (disingkat Komnas PA) adalah organisasi di Indonesia dengan tujuan memantau, memajukan, dan melindungi hak anak, serta mencegah berbagai kemungkinan pelanggaran hak anak yang dilakukan oleh Negara, perorangan, atau lembaga. Komnas PA didirikan pada tanggal 26 Oktober 1998 di Jakarta.



Organisasi
Komisi Nasional Perlindungan Anak terdiri dari:
·         Forum Nasional Perlindungan Anak (Forum Nasional), merupakan badan pemegang kekuasaan tertinggi dan pengambil keputusan tertinggi dalam Komisi Nasional Perlindungan Anak, diselenggarakan berdasarkan ketentuan dan aturan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta aturan lainnya yang ditetapkan dalam pertemuan Forum Nasional Perlindungan Anak. Forum Nasional Perlindungan Anak diselenggarakan setiap tiga tahun sekali.
·         Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komisi Nasional), dengan anggota sebanyak 11-21 orang yang dipilih oleh Forum Nasional.
Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak saat ini adalah Seto Mulyadi, dengan Sekretaris Jenderal Arist Merdeka Sirait.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dibentuk berdasarkan amanat UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang tersebut disahkan oleh Sidang Paripurna DPR pada tanggal 22 September 2002 dan ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri, pada tanggal 20 Oktober 2002. Setahun kemudian sesuai ketentuan Pasal 75 dari undang-undang tersebut, Presiden menerbitkan Keppres No. 77 Tahun 2003 tentang Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Diperlukan waktu sekitar 8 bulan untuk memilih dan mengangkat Anggota KPAI seperti yang diatur dalam peraturan per-undang-undangan tersebut.
Tugas Pokok dan Fungsi
Dalam Pasal 74 UU Perlindungan Anak dirumuskan “Dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan perlindungan anak, maka dibentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang bersifat independen”.
Selanjutnya dalam Pasal 76 UU Perlindungan Anak, dijelaskan tugas pokok KPAI yang berbunyi sebagai berikut :
a. melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.
b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.
Berdasarkan pasal tersebut di atas, mandat KPAI adalah mengawal dan mengawasi pelaksanaan perlindungan anak yang dilakukan oleh para pemangku kewajiban perlindungan anak sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 20 yakni : “Negara, Pemerintah, Masyarakat, Keluarga, dan Orangtua” di semua strata, baik pusat maupun daerah, dalam ranah domestik maupun publik, yang meliputi pemenuhan hak-hak dasar dan perlindungan khusus. KPAI bukan institusi teknis yang menyelenggarakan perlindungan anak.
Visi :
“Terwujudnya Indonesia Ramah Anak” .
Misi :
Meningkatkan komitmen para pemangku kepentingan yang terkait dengan kebijakan perlindungan anak:
1. Meningkatkan pemahaman dan peran serta masyarakat dalam perlindungan anak;
2. Membangun sistem dan jejaring pengawasan perlindungan anak;
3. Meningkatkan jumlah dan kompetensi pengawas perlindungan anak;
4. Meningkatkan kuantitas, kualitas, dan utilitas laporan pengawasan perlindungan anak;
5. Meningkatkan kapasitas, aksesibilitas, dan kualitas layanan pengaduan masyarakat;
6. Meningkatkan kinerja organisasi KPAI.
PERAN
·         Melakukan pemantauan dan pengembangan perlindungan anak.  
·         Melakukan advokasi dan pendampingan pelaksanaan hak-hak anak.
·         Menerima pengaduan pelanggaran hak-hak anak. 
·         Melakukan kajian strategis terhadap berbagai kebijakan yang menyangkut kepentingan terbaik bagi anak. 
·         Melakukan koordinasi antar lembaga, baik tingkat regional, nasional maupun international. 
·         Memberikan pelayanan bantuan hukum untuk beracara di pengadilan mewakili kepentingan anak 
·         Melakukan rujukan untuk pemulihan dan penyatuan kembali anak.
·         Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, pengenalan dan penyebarluasan informasi tentang hak anak.
FUNGSI
·         Melakukan pengumpulan data, informasi dan investigasi terhadap pelanggaran hak anak.
·         Melakukan kajian hukum dan kebijakan regional dan nasional yang tidak memihak pada kepentingan terbaik anak.
·         Memberikan penilaian dan pendapat kepada pemerintah dalam rangka mengintegrasikan hak-hak anak dalam setiap kebjijakan.
·         Memberikan pendapat dan laporan independen tentang hukum dan kebijakan berkaitan dengan anak.
·         Menyebasluaskan, publikasi dan sosialisasi tentang hak-hak anak dan situasi anak di Indonesia.
·         Menyampaikan pendapat dan usulan tentang pemantauan pemajuan dan kemajuan, dan perlindungan hak anak kepada parlemen, pemerintah dan lembaga terkait.
·         Mempunyai mandat untuk membuat laporan alternatif kemajuan perlindungan anak di tingkat nasional.
·         Melakukan perlindungan khusus.

Komnas Perlindungan Anak ini membantu dalam memberikan hak asasi pada anak-anak untuk mendapatkan kehidupan layak dan semestinya sebagaimana seorang anaka dan komnas Perlindungan Anak membantu dalam kasusnya, seperti dalam kasus http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3049/1/kejahatan.seksual.di.jis yang baru-baru ini terjadi dijakarta yang kemudian dibahas dalam komnas PA dan menindaklanjuti yang dianggap oleh banyak pihak lalai ditangani oleh kepolisian. Sampai sejauh ini baik komnas PA dan oknum polisi belum mengungkapkan semua tersangka dalam kasus tersebut dikarenakan masih menunggu konfirmasi dari berbagai pihak. http://www.tempo.co/read/news/2014/05/20/064578936/Komnas-Anak-Desak-Kasus-JIS-Segera-Direkonstruksi



kasus ini seperti kasus yang hanya berjalan ditempat padahal di media sudah tersebar luas di berbagai media dan Mabes Polri bisa sebagai backup dalam hal ini. Hierarkinya kan bisa diambil alih demi kepentingan korban dan terungkapnya kasus pelecehan seksual. Jadi, tidak ada alasan Mabes Polri tidak menarik kasus ini, atau paling tidak memberikan nama-nama kesulitan penyidikan yang dilakukan polda. Kasus ini belum ada penetapan nama-nama tersangka, sehingga menimbulkan keresahan bagi keluarga korban. Lalu bagaimana kelanjutan dalam kasus ini? Semoga yang terbaik dan para tersangka dapat segera ditangani oleh pihak yang berwajib sehingga tidak terjadi lagi kejadian buruk seperti ini lagi di Indonesia.






Selasa, 17 Juni 2014

Kebijakan Pemerintah tentang beralihnya Minyak tanah ke Gas Elpiji

Demi mengatasi pemenuhan kehidupan ekonomi yang semakin luas di Indonesia, pemerintah belum lama ini mengeluarkan sistem Peralihan dari minyak tanah ke gas elpiji 3kg/melon yang saat ini telah berhasil dijalankan di kota Jakarta. .Program konversi Minyak Tanah ke LPG yang sudah menjangkau hampir sekitar 48 juta Kepala Keluarga (KK) dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan program konversi energy terbesar di dunia. Baik dalam besaran ekonomi maupun jangkauan wilayah dan sasaran program. Bahkan, pasar LPG dunia mengikuti secara cermat pelaksanaan program konversi energi ini. Sebab, program konversi Minyak Tanah ke LPG yang dilakukan Indonesia akan mempengaruhi neraca LPG dunia.
Pemakaian LPG menggantikan Minyak Tanah telah terbukti memberikan keuntungan ekonomis. Pemakaian LPG yang memiliki nilai kalori sebesar 11.254,61 Kcal/Kg (Minyak Tanah sebesar 10.478,95 Kcal/Kg) dengan kesetaraan satu liter Minyak Tanah setara 0,57 Kg LPG, pemakaian LPG memberikan penghematan sekitar Rp 16.500 hingga Rp 29.250 bagi setiap KK yang menjadi sasaran program konversi ini. Sedang bagi negara hingga saat ini telah memberikan penghematan sekitar Rp 25 Triliun.
Pada survey yang dilakukan secara acak oleh PT Pertamina, untuk setiap KK pemakai LPG 3 Kg rata-rata menghabiskan untuk waktu 6 hari. Ini menunjukan bahwa setiap KK membakar LPG sekitar 0,5 Kg setiap hari. Pamakaian atau konsumsi LPG akan semakin besar bagi UKM, seperti para pedagang keliling maupun warung. Bahkan tidak sedikit yang menghabiskan satu unit LPG 3 Kg untuk setiap hari. Meski demikian juga terdapat pengguna rumah tangga yang menghabiskan LPG 3 Kg lebih dari 6 hari.





Selain itu, pemakaian elpiji untuk rumah tangga lebih praktis, efisien, lebih bersih, dan lebih menyenangkan. Upaya mendorong masyarakat, khususnya lapisan menengah bawah untuk memakai elpiji dapat juga dilihat sebagai upaya meningkatkan mutu kehidupan masyarakat. Masyarakat yang bisa menikmati jenis energi yang bersih ini tentu tidak hanya mereka dari kelompok menengah atas, tetapi juga kelompok menengah ke bawah.
Sebenarnya, selain alasan ekonomis, konversi Minyak Tanah ke LPG juga memberikan keuntungan lain berupa pemakaian energy yang bersih dan ramah lingkungan. Maklum, dibanding Minyak Tanah, pemakaian LPG tak hanya lebih murah karena memiliki nilai kalori lebih tinggi namun juga lebih bersih. Pembakaran LPG tidak menghasilkan  asap dan relatif tidak berbau. Sedang pembakaran Minyak Tanah yang mengandung karbon selain menghasilkan asap juga memproduksi gas karsiogenik.
Pemerintah mengawasi secara ketat produksi tabung dan kompor gas. Hal ini dilakukan agar tabung gas yang diberikan kepada masyarakat tidak mudah bocor dan terbakar. Pemerintah juga mengawasi secara ketat pasokan minyak tanah ke masyarakat agar tidak terjadi penimbunan minyak tanah.
Namun, implementasinya ternyata menimbulkan berbagai dampak negatif  yang sangat merugikan masyarakat. Konversi minyak tanah ke elpiji (liquefied petroleum gas) ternyata banyak terjadi penyimpangan Daerah-daerah yang menjadi target konversi mengeluh karena tiba-tiba minyak tanah menghilang. Jikapun ada, harganya mahal, sekitar Rp 6.000-an, karena tak ada lagi subsidi. Di berbagai wilayah di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, banyak rakyat miskin dan pedagang kecil kelabakan karena depo minyak menghilang. Padahal minyak tanah masih sangat dibutuhkan rakyat miskin yang tak mampu membeli gas, meski tabung gas berisi tiga kilogram elpiji sudah diberikan gratis oleh pemerintah.
Dampak Konflik yang terjadi
Dari aspek ini, kebijakan konversi minyak tanah ke elpiji akan menimbulkan berbagai konflik sosial. Konflik merupakan proses sosial yang dilakukan oleh perorangan atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya disertai ancaman dan kekerasan. Faktor-faktor penyebab terjadinya konflik adalah karena adanya :
1. Perbedaan Antarindividu, yaitu perbedaan pendirian dan perasaan memungkinkan timbulnya bentrokan-bentrokan antarindividu atau antar kelompok.
2. Perbedaan Kebudayaan, yaitu perbedaan kepribadian seseorang bergantung pada pola kehidupan yang menjadi latar belakang pembentukan dan perkembangan kepribadian.
3. Perkembangan Kepentingan, yaitu perbedaan kepentingan antarindividu dan kelompok merupakan sumber lain dari pertentangan. Wujud kepentingan yang berbeda, misalnya perbedaan kepentingan ekonomi dan politik
4. Perubahan Sosial, yaitu perubahan sosial yang berlangsung cepat untuk sementara waktu akan mengubah nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.
 Dampak Sosial Ekonomi Terhadap Masyarakat
Banyak sekali dampak terhadap masyarakat yang disebabkan oleh konversi minyak tanah ke gas. Salah satunya adalah naiknya harga barang-barang kebutuhan bahan pokok disebabkan oleh langkanya minyak tanah di pasar. Naiknya harga barang-barang di pasar menyebabkan masyarakat menengah kebawah merasa tercekik oleh kebijakan konversi tersebut. Banyak warga masyarakat yang kembali memakai kompor minyak tanah setelah elpiji 3 kg itu habis. Bahkan, ada yang kembali ke minyak tanah, karena takut menggunakan kompor elpiji. Apalagi sempat diberitakan ada kompor dan botol elpiji 3 kg yang bocor, sehingga menimbulkan kecelakaan.
Sesungguhnya, kebijakan tersebut sudah terkonsep dengan baik seperti mengurangi pertambangan  minyak Indonesia yang menipis, serta menjaga lingkungan rumah tangga yangb lebih bersih. Namun masih banyak masyarakat yang takut dalam penggunaan gas elpiji 3kg  ini seperti kasus dalam http://www.tempo.co/read/news/2013/09/23/083515719/Kebakaran-di-Kemang-Akibat-KebocoranTabung-Gas disinyalir dalam kasus berita tersebut terdapat tiga ruko terbakar karena bocornya tabung gas. Seharusnya pemerintah lebih teliti dalam memantau keamanan produksi gas tersebut, lebih banyak memberikan iklan cara penggunaan yang aman dalam pemasangan gas tabung tersebut, dan masyarakat itu sendiri lebih berhati-hati dalam penggunaan gas tabung tersebut sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Pemakaian LPG yang kini menggantikan Minyak Tanah pada masyarakat sasaran program konversi secara nyata telah ikut menekan emisi gas karbon. Program yang semula lebih berorientasi ekonomi ini telah memberikan sumbangan pelaksanaan CDM di tanah air. Meski tidak besar, sumbangan pengurangan emisi gas karbon pada konversi Minyak Tanah ke LPG membuktikan bahwa upaya melaksanakan kegiatan yang membuat lingkungan hidup lebh bersih dan sehat terbukti tidak selamanya merugikan secara ekonomi. Bahkan sebaliknya mampu mendatangkan nilai ekonomi.



Selasa, 25 Maret 2014

Sistem Perekonomian di Indonesia

Di Indonesia adalah salah satu contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran. Negara kita menggunakan perencanaan yang terpusat seperti halnya sistem ekonomi komando, namun pengalokasian sumber daya tetap diserahkan kepada kekuatan pasar. Penguasaan aset juga dibedakan berdasarkan kepentingannya. Untuk faktor produksi yang berkaitan dengan kepentingan rakyat banyak dikuasai oleh negara, sedangkan untuk faktor produksi yang tidak terlalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak boleh dimiliki oleh swasta ( perorangan ).

SEJARAH PERKEMBANGAN
• 1950-1959 : Sistem ekonomi liberal (masa demokrasi)
• 1959-1966 : Sistem ekonomu etatisme (masa demokrasi terpimpin)
• 1966-1998 : Sistem ekonomi pancasila (demokrasi ekonomi)
•1998-sekarang : sistem ekoonomi pancasila (demokrasi ekonomi) yang dalam prakteknya cenderung liberal


·        Keadaan Perekonomian Indonesia Sebelum Orde Baru
Pada masa ini, sistem ekonomi Indonesia ditujukan pada pembangunan dalam segala bidang namun dalam kenyataannya perekonomian Indonesia malah semakin parah karen KKN. Setelah kemerdekaan kondisi perekonomian Indonesia sangat buruk, terjadi inflasi yang sangat tinggi. Dan dalam perkembangan pada masa sistem ekonomi orde lama terdiri dari 3 perkembangan masa yaitu :
1. Masa Pasca Kemerdekaan ( 1945-1950 )
Pada masa awal kemerdekaan keadaan ekonomi dan keuangan sangat buruk, yang disebabkan oleh :
>  Inflasi yang sangat tinggi, terjadi inflasi yang sangat tinggi karena ada 3 mata uang yang berlaku di Indonesia yaitu De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang pendudukan Jepang.
> Panglima AFNEI ( Allied forces for Netherlands east indies ) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah-daerah yang dikuasai sekutu.
> Dan pada bulan oktober 1946 pemerintah RI mengeluarkan  uang kertas baru yaitu ORI ( Oeang Republic Indonesia ) sebagai pengganti uang jepang.
=> Adapun usaha yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi, ialah :
- Program Pinjaman Nasional
Dilaksanakan oleh menteri keuangan Ir.Surachman dengan persetujuan BP-KNIP, dilakukan pada bulan juli 1946.
-Upaya menembus blokade dengan diplomasi beras ke India, mengadakan kontak dengan perusahaan swasta Amerika, dan menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan ke Singapura dan Malaysia.
- Konferensi Ekonomi Februari 1946 dengan tujuan untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, yaitu : masalah produksi dan distribusi makanan, masalah sandang, serta status dan administrasi perkebunan-perkebunan.
- Pembentukan Planning Board (Badan Perancang Ekonomi ) 19 januari 1947.
- Rekonstruksi dan Rasionalisasi  Angkatan Perang (Rera ) 1948, mengalihkan tenaga bekas angkatan perang ke bidang-bidang produktif.
2. Masa Demokrasi Liberal (1950-1957)
Masa demokrasi liberal adalah masa dimana dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha China. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.
3. Masa Demokrasi Terpimpin ( 1959-1967 )
Sebagai akibat dari dekrit presiden 5 juli 1959, maka Indonesia menjalankan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia menjurus pada sistem etatisme ( segala-galanya diatur oleh pemerintah ) . dengan sistem ini, diharapkan akan membawa pada kemakmuran bersama dan persamaan dalam sosial, politik, dan ekonomi ( Mazhab Sosialisme ). Akan tetapi, kebijakan-kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah di masa ini belum mampu memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia.
Kesimpulannya pada masa sebelum orde baru ini terjadinya inflasi yang sangat tinggi dan juga dikarenakan adanya mata uang yang beredar dimasyarakat Indonesia sangat banyak. Dan disamping itu juga keadaan Indonesia pada saat itu juga adanya penjajahan dari negara asing jadinya perekonomian Indonesia sangat terpuruk.
·        Keadaan Perekonomian Indonesia pada saat Demokrasi Ekonomi
Demokrasi Ekonomi biasa juga disebut dengan Sistem Ekonomi Pancasila ( SEP ). Sistem ekonomi pancasila mengambil beberapa kelebihan serta berusaha mengurangi kelemahan dari sistem ekonomi kapitalis dan ekonomi sosialis. Negara menguasai dan mengatur aset atau faktor produksi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat ( contoh : pelabuhan, air minum , listrik , kereta api ), namun sektor swasta juga diberi kesempatan berusaha dibidang lain yang tidak dikuasai pemerintah.
Dasar dari Sistem Ekonomi Pancasila adalah UUD 1945 Pasal 33 yang memuat ayat-ayat sebagai berikut :
- Ayat (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asa kekeluargaan.
- Ayat (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
- Ayat (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
- Ayat (4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
Berdasarkan UUD 1945, bentuk usaha yang memilih ikatan kekeluargaan dan paling sesuai dengan masyarakat Indonesia ialah koperasi. Namun, tidak berarti bahwa semua usaha di Indonesia harus dijalankan dalam bentuk koperasi. Begitu juga dengan bidang yang penting bagi negara serta menguasai hajat hidup orang banyak, tidak harus selalu dikuasai oleh negara, sekarang sudah mulai dikelola sebagian oleh swasta.
> Ciri  Ekonomi Pancasila :
1. Peranan negara tetap penting meskipun tidak terlalu besar, seperti dalam perekonomian komando. Seperti halnya peranan negara, peranan swasta juga cukup besar meskipun tidak terlalu mendominasi, seperti halnya di perekonomian liberal. Sistem Ekonomi Pancasila menyeimbangkan antara peranan swasta dan peranan pemerintah sehingga masing-masing dapat maju dan berkembang.
2.  Sistem ekonomi tidak di dominasi dengan buruh ( seperti sosialis ) maupun modal ( seperti kapitalis ) melainkan didasarkan atas asa kekeluargaan.
3. Produksi dikerjakan oleh semua pihak dengan diawasi anggota masyarakat.
4. Negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan dipergunakan untuk menciptakan kemakmuran bagi rakyatnya.
Jadi, dalam sistem Ekonomi Pancasila harus dihindarkan sistem ekonomi liberal yang bebas maupun sistem ekonomi komando. Sistem ekonomi yang liberal akan menyebabkan eksploitasi atau pemerasan kepada manusia. Selain itu, dapat memunculkan persaingan yang tidak sehat, seperti monopoli atau pemusatan kegiatan ekonomi hanya pada kelompok masyarakat tertentu saja. Sebaliknya, sistem komando akan mematikan sektor swasta karena peran negara yang terlalu besar.

PEREKONOMIAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU DAN SETELAH ORDE BARU
·        Keadaan Ekonomi pada masa Orde Baru
-       Supersemar merupakan surat perintah yang dikeluarkan pada tanggal 11 maret 1966. Surat peritah itu dibuat oleh Presiden Soekarno kepada Letjen Soeharto.
-        Untuk memulihkan keadaan setelah peristiwa G 30 S/PKI pemerintah membuat surat perintah sebelas maret yang dikenal dengan istilah Supersemar.
-       Pada masa Orde Baru , pemerintah melaksanakan pembangunan untuk menata kehidupan masyarakat.
-       Dengan pembangunan tersebut , tercapai kemajuan dalam berbagai bidang.
-       Namun keberhasilan tersebut tidak diimbangi dengan fondasi yang kokoh.
-       Akibatnya ketika diterpa krisis moneter , ekonomi Indonesia mudah rapuh.
-       Dan Supersemar merupakan tonggak lahirnya Orde Baru.
-        Penerapan ekonomi terpimpin pada masa orde lama ternyata telah menyebabkan perekonomian Indonesia sangat buruk.
-       Pada masa Orde Baru pemerintah melaksanakan pembangunan di berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, kesejahteraan rakyat, politik, dan pertahanan keamanan. Langkah pertama yang diambil ialah dengan merencanakan program perbaikan yaitu program : [1]penyelamatan [2]stabilitas dan rehabilitas [3]pembangunan.
-       Sesuai dengan Tap MPRS No. XIII/MPRS/1966, pemerintah memproritaskan pada pencukupan sandang dan pangan , pengendalian inflasi, rehabilitasi prasarana ekonomi, dan peningkatan ekspor.
-       Pada masa Orde Baru pertanian adalah basis perokonomian Indonesia.
-       Dengan mengandalkan devisa dari ekspor, kredit luar negeri , dan badan keuangan internasional IMF perekonomian Indonesia mencapai kemajuan..
-       Namun pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan pemerataan dan landasan ekonomi yang mantap sehingga ketika terjadi krisis ekonomi Indonesia tidak mampu bertahan sebab ekonomi Indonesia dibangun dengan fondasi yang rapuh
Jadi kesimpulannya pada masa Orde Baru perekonomian Indonesia sangat rapuh karena pertumbuhan ekonomi tidak dibarengi dengan landasan ekonomi yang mantap. Hal itu mengakibatkan pada krisis ekonomi dunia ekonomi Indonesia tidak mampu bertahan sebab fondasi ekonomi Indonesia dibangun dalam fondasi yang rapuh.

·        Perekonomian Indonesia Setelah Orde Baru
Iklim kebangsaan setelah Orde Baru menunjukan suatu kondisi yang sangat mendukung untuk memulai dilaksanakannya sistem ekonomi yang sesungguhnya diinginkan rakyat Indonesia. Setelah melalui masa-masa penuh tantangan pada periode 1945 sampai periode 1965, semua tokoh negara yang duduk dalam pemerintahan sebagai wakil rakyat sepakat untuk kembali menempatkan sistem ekonomi kita pada nilai-nilai yang telah tersirat dalm UUD 1945. Dengan demikian sistem demokrasi ekonomi dan sistem Pancasila kembali satu-satunya acuan bagi pelaksanaan semua kegiatan ekonomi selanjutnya.
Awal Orde Baru di warnai dengan masa-masa rehabilitasi, perbaikan hampir diseluruh sektor kehidupan, tidak terkecuali sektor ekonomi. Rehabilitasi ini terutama ditujukan untuk :
>  Membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa-sisa paham dan sistem perekonomian yang lama.
> Menurunkan dan mengendalikan laju inflasi yang saat itu sangat tinggi, yang berakibat terhambatnya proses penyembuhan dan peningkatan kegiatan ekonomi secara umum.
=> Tercatat Bahwa :
- Tingkat inflasi tahun 1966 sebesar 650%
- Tingkat inflasi tahun 1967 sebesar 120%
- Tingkat inflasi tahun 1968 sebesar 85%
- Tingkat inflasi tahun 1969 sebesar 9,9%
Dari data diatas menjadi jelas mengapa rencana pembangunan lima tahun pertama (REPALITA 1) baru dimulai pada tahun 1969.


Sumber:
http://josephinejoe.wordpress.com/2013/03/14/sistem-perekonomian-di-indonesia/
http://intanayudew.blogspot.com/2014/03/sistem-perekonomian-di-indonesia.htmlhttp://dirgahayuambarita.blogspot.com/2014/03/sistem-perekonomian-di-indonesia.html

Sistem Perekonomian di Dunia

Kata sistem berasal dari bahasa Latin (systema), dan bahasa Yunani (sustema). Pengertian sistem yaitu, suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksidistribusi, dankonsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.
Sistem ekonomi di pengaruhi dengan adanya faktor internal dan faktor eksternal.
Faktor internal yang membedakan sistem ekonomi antara negara yang satu dengan yang lain, yaitu:
1.Falsafah dan ideologi negara,
2.Sistem politik,
3.Sistem pemerintahan, dan
4.Lembaga-lembaga sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat

Faktor eksternal yang mempengaruhi sistem ekonomi di suatu negara, yaitu:
1.Sistem ekonomi yang dianut oleh negara tersebut,
2.Sosial budaya luar negeri,dan
3.Politik dunia internasional.
Dibawah ini merupakan macam-macam dari sistem ekonomi di beberapa belahan dunia, yaitu:

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat zaman dahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi, biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja. Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional ini sangat sederhana sehingga tidak lagi bisa menjawab permasalahan ekonomi yang semakin berkembang. contohnya seperti yang terdapat dalam daerah pedalaman seperti di Wae Rebo, suku Baduy dan negara Ethiopia.
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi tradisional sebagai berikut:
a) aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan;
b) kehidupan masyarakatnya sangat sederhana;
c) kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan;
d) teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana.
2. Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)
Sistem ekonomi komando sering juga disebut sebagai sistem ekonomi sosialis atau terpusat. Sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat. Oleh karena itu, dalam sistem ekonomi ini peranan pemerintah dalam berbagai kegiatan ekonomi sangat dominan.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Korea Selatan, Eropa Timur dan Cina.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan ciri-ciri sistem perekonomian komando adalah sebagai berikut:
a) semua permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat;
b) kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh negara;
c) semua alat produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu atau pihak swasta tidak diakui.
3. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)
Sistem ekonomi pasar sering juga disebut sistem ekonomi liberal. Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan terbebas dari campur tangan pemerintah. Jadi, sistem ekonomi pasar sangat bertolak belakang dengan sistem ekonomi komando.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam Smith. Bukunya yang terkenal berjudul The Wealth of Nation. Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”. Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem ekonomi pasar banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Negara-negara yang menganut paham liberal di Asia antara lain adalah India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand dan Turki.
Negara-negara penganut paham liberal di Eropa yakni diantaranya adalah Albania, Armenia, Austria, Belgia.
Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili.
Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru di Afrika. Pada dasarnya, liberalisme hanya dianut oleh mereka yang tinggal di Mesir, Senegal dan Afrika Selatan.

Terdapat beberapa ciri sistem perekonomian pasar, di antaranya sebagai berikut:
a) setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi;
b) perekonomian diatur oleh mekanisme pasar;
c) peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi;
d) peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil;
e) hak milik atas alat-alat produksi dan distribusi merupakan hak milik perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh negara.
4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang lahir sebagai alternatif dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat. Negara negara yang menganut sitem ekonomi ini adalah  Indonesia, Mesir , Malaysia , dan lain-lain.
Terdapat beberapa ciri sistem ekonomi campuran, di antaranya sebagai berikut:
a) hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan dari pemerintah;
b) kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya;
c) kepentingan umum lebih diutamakan;
d) campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak.
Dalam kenyataan dewasa ini, dua kubu sistem ekonomi, yaitu kapitalis, liberalis, dan sosialislah yang banyak berkembang. Bahkan yang menganut sistem campuran pun pada kenyataannya lebih condong ke salah satunya. Seiring dengan globalisasi dunia yang semakin gencar, sistem kapitalis-liberalis cenderung lebih banyak dipraktikan.
 Perbedaan Antara Sistem Perekonomian Pasar , Sistem Perekonomian Etatisme , dan Sistem Perekonomian Campuran :

Pasar
Etatisme/ Sosialisme
Campuran
KEPEMILIKKAN SUMBER DAYA
Swasta
Pemerintah
Pemerintah dan swasta
HARGA
Mekanisme Pasar
Pemerintah
Pemerintah bisa mengintervensi
PERSAINGAN
Terbuka / Bebas
Tertutup
Terbuka bagi industri swasta
KEPEMILIKKAN INDIVIDU
Ada
Tidak ada ( sangat kecil )
Ada

Kesimpulannya dalam perekonomian di dunia adanya 4 sistem yaitu : sistem perekonomian pasar (  sistem yang bebas dalam melakukan kegiatan perekonomian di negaranya tanpa campur tangan dari pemerintah ) , sistem perekonomian etatisme ( sistem yang dikuasai langsung oleh pemerintah di negara yang menganut sistem ini dan campur tangan ini dilakukan untuk mensejahterakan masyarakatnya ) , dan sistem perekonomian campuran ( sistem ini berlaku sekarang ini di negara kita Indonesia, dimana sistem ini percampuran antara liberalisme dan sosialisme yang maksudnya yaitu,  di dalam negara yang menggunakan sistem ini terdapat  2 sektor yang berpengaruh yaitu swasta dan negara ). dan yang terakhir adalah sistem perekonomian tradisional (sistem yang menggunakan alam sebagai sumber perekonomian, yang saat ini jarang dioperasikan oleh negara seiring dengan perkembangan dunia yang makin pesat).


Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
http://id.scribd.com/doc/133813065/Sistem-Perekonomian-Di-Dunia
http://anrewaluyo.wordpress.com/2011/03/16/jenis-jenis-sistem-perekonomian-di-dunia/http://gurumuda.com/bse/pengertian-dan-macam-macam-sistem-ekonomi
http://intanayudew.blogspot.com/2014/03/sistem-perekonomian-di-dunia-liberal.html


http://dirgahayuambarita.blogspot.com/2014/03/sistem-perekonomian-di-dunia.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi
http://vinashafa.blogspot.com/2013/05/negara-negara-yang-menganut-sistem.html